J-Pop Culture

BPO Watchdog Group Menerima Banyak Keluhan Mengenai Konten Anime

BPO Watchdog Group Menerima Banyak Keluhan Mengenai Konten Anime, Sebuah keluhan yang mengikutsertakan anime bukanlah hal baru.Seperti sebelumnya, BPO, penyiaran TV di jepang mendapatkan banyak keluhan dari penonton sebab konten Anime Gintama menampilkan banyak adegan adegan fullgar pada april lalu, dan kali ini, BPO Watchdog Group kembali mengalami hal yang sama.

BPO Watchdog Group yang menerima keluhan mengenai konten anime, BPO Watchdog Group mendeskripsikan beberapa keluhan keluhan dari Anime yang mereka dapat sejak bulan Juli, yang merupakan awal Anime musim Panas mulai ditayangkan, walaupun begitu mereka tidak mengungkapkan Judul Anime yang dimaksudempat mulut kajo senpai

Four Mouths?

Salah satu keluhan mengacu pada salah satu anime yang ditayangkan larut malam , menggunakan modifikasi suara (sensor), memiliki kalimat yang dikenali sebagai kata vulgar untuk seksualitas. Ini juga “menggunakan isyarat yang menunjukkan hubungan seksual.” Komentar mengatakan bahwa acara berjalan terlalu berlebihan karena bahkan anak-anak bisa menebak apa “Arti” pada saat Anime yang memperlihatkan ekspresi cabul

Dalam hal ini, Mungkin yang dimaksud disini adalah Shimoneta to Iu Gainen ga Sonzai Shinai Taikutsu na Sekai.

Keluhan lain yang dikutip melalui Ending dari anime anak-anak yang menampilkan gadis-gadis dalam pakaian renang. Commenter menyatakan ini “tak berguna” di kartun anak-anak dan “tidak memiliki pertimbangan, karena ada banyak predator anak.” (pedofil)

Lagu Ending Kedua PriPara


Keluhan adalah hal yang biasa dihadapi oleh badan penyiaran, sama seperti halnya Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) yang menerbitkan banyak peraturan untuk menjaga kualitas siaran TV tetap halal, walaupun hal tersebut saat ini justru bagaikan pisau bermata dua.

Tayangan yang di klaim halal” tersebut justru mendapat kecaman dari para penonton terutama para netizen, yang berpendapat akhir akhir ini kualitas penyiaran sangat buruk, siaran TV yang terlalu banyak sensor ,sebagai contoh Kartun Spongebob Squarpants yang mengalami banyak pemotongan saat penayangan.

Dan inilah tugas dari para Badan Penyiaran, memilah konten yang “layak” dan “tidak layak” untuk ditayangkan, jangan terlalu lembek, jangan terlalu berlebihan. Semoga kedepannya kualitas penyiaran TV lebih berkualitas daripada saat ini.

Sumber:  Yaraon!