J-Pop Culture

Eiichiro Oda, Seorang Mangaka Sukses Dengan Kekayaan Yang Dijamin Bikin Kamu Terkejut

Eiichiro Oda, Creator Dari Seri Manga One Piece. Anda Tahu Berapa Penghasilan Beliau Dengan Bekerja Sebagai Seorang Mangaka? Jika Tidak, Baca Selengkapnya disini!


Sosok Eiichiro Oda sudah tak asing lagi di telinga pecinta anime, mangaka yang mengerjakan manga One Piece sejak tahun 97 ini adalah salah satu dari mangaka terkenal yang menserialisasikan manganya di majalah Weekly Shounen Jump, sebuah majalah manga yang menjadi salah satu icon manga di jepang, yang juga menerbitkan seri populer lainnya seperti Naruto, Nisekoi, Gintama, dan masih banyak lainnya.

Salah satu hal yang biasa ditanyakan publik adalah ‘penghasilan’, terutama jika yang dimaksud disini adalah orang yang berhasil menjadi pengarang manga dengan penjualan tersukses di jepang, kebanyakan orang pasti akan menjawab penghasilan yang didapatkannya adalah ‘banyak’, dan jawaban tersebut benar adanya.

penghasilan oda 2

Untuk mengerjakan pekerjaannya, Oda dapat dikatakan tidak tidur sama sekali dalam 22/7. Bahkan banyak orang berspekulasi kalau Oda tidak bekerja untuk uang, melainkan karena kecintaanya terhadap manga. Mengapa seperti itu?

Dua tahun belakangan, acara TV Jepang Baka Furi menayangkan dan melaporkan bahwa penghasilan Oda mungkin berkisaran 3,1 Milyar Yen atau setara dengan 365 Milyar IDR per tahun. Tidak buruk! Angka ini diambil berdasarkan kalkulasi keuntungan pertunjukan (anime), gaji pokok, bonus yang didapat dari penjualan manga, pendapatan yang diperoleh dari penjualan lisensi dan character goods, seperti nendroid, figure, poster, artwork, dan merchandise serupa.

penghasilan oda

Seharusnya, dengan kekayaanya tersebut, Oda sudah dapat menciptakan kerajaan harem yang sampai saat ini hanya dapat ditemui di dunia fantasi.

Walaupun kekayaanya tersebut sudah dapat memenuhi 1 gedung dengan tumpukan uang, hal tersebut tidak berpengaruh terhadap kehidupan sehari hari beliau, karena walaupun memiliki kekayaan sebanyak itu, dia tidak memiliki waktu luang untuk menggunakan uang yang dimilikinya, dimana setiap harinya, schedule yang dimiliki Oda: Bangun> Makan> Kerja> Tidur> Bangun> Makan> Kerja> Tidur, dan terus berulang setiap harinya.


Mungkin saya tidak akan kuat jika misalkan saya menjadi seorang ‘Oda’

Kerja bagiakan kerja rodi, punya duit tapi gak bisa dipakai, mungkin benar adanya kalau Oda menjadi seorang mangaka tidak hanya karena faktor uang.

Sumber: Kotaku