J-Pop Culture

Kisah Menyentuh Hati “Antara Gadis SMA, Kereta, dan Perjalanan Berangkat ke Sekolah”

Bagaimana Bisa Kisah Kereta Dapat Membuat Hati Tersentuh? Inilah Kisah Menyentuh Yang Datang Dari Seorang Gadis dan Perjalanannya Menuju Sekolah


Jepang bukanlah sebuah negara yang mengandalkan kendaraan pribadi sebagai transportasi utama, walaupun jepang merupakan salah satu negara termaju di dunia, masyarakat jepang lebih memilih untuk menggunakan transportasi umum untuk berpergian.

Namun jika transportasi umum ini tidak beroprasi lagi, pengguna layanan akan memutar otak dan mencari cara untuk dapat berpergian ke tempat yang jauh. Namun beruntungnya, gadis bernama Kana Harada asal Hokkaido ini beruntung dan menjadikan sebuah kereta layaknya sebuah layanan antar-jemput pribadi. Bagaimana ceritanya? Mari kita simak ceritanya!

Kisah gadis menunggu kereta untuk dapat pergi ke sekolah ini terdengar mirip dengan sebuah anime produksi Studio Ghibli

Hal ini bermula ketika sebuah stasiun kereta di utara Pulau Hokkaido bernama Kami-Shirataki pada tiga tahun lalu memutuskan untuk memberhentikan jadwal mereka melewati stasiun tersebut. Alasannya daerah tersebut sudah tidak lagi menjadi pusat ramai lalu-lalang. Kendati begitu, perusahaan kereta setempat, yaitu Japan Railway, berpikir ulang karena mereka menemukan sesosok gadis yang sangat membutuhkan layanan kereta di stasiun itu untuk mencapai sekolahnya. Si gadis ketika itu baru akan masuk SMA yang cukup jauh, sehingga hanya bisa ditempuh naik kereta.

Pihak Japan Railway yang mengetahui hal ini akhirnya sepakat untuk mengoperasikan layanannya hanya dua kali sehari, pada saat sang gadis pergi dan sewaktu dia pulang. Di stasiun itu, terpampang catatan jadwal kereta menyesuaikan kapan sang gadis menggunakan layanan kerena ini, yang sudah seperti jemputan pribadi.

Pihak stasiun kereta memutuskan untuk tidak mengoprasikan kereta setelah Kana melakukan kelulusan pada bulan maret nanti.

Simak Kisah Kana Harada, Antara Dia, Kereta, dan Sekolah Dalam Bentuk Video Berikut:

☆RGKdJ☆

Dikirim oleh Kehidupan di Jepang pada 12 Januari 2016

Setelah mendengar tentang penutupan layanan stasiun, Kana mengatakan dia sedih dan kecewa mendengar stasiun tidak akan digunakan lagi. Sebuah kereta yang selalu menemaninya di pagi dan sore hari menuju dan pulang dari sekolah, banyak kenangan yang terpendam dalam alat transportasi tersebut selama bertahun tahun lamanya. Kami yakin kenangan indah sekaligus sedih Kana ini akan selalu terkenang dalam ingatannya.

Sumber: Rocketnews via Kehidupan di Jepang