AniManga

Kualitas Anime “One-Punch Man” Masih Kalah Dengan Animasi Hitam-Putih Berikut

saitama vs sonic

Kualitas Anime “One-Punch Man” Masih Kalah Dengan Animasi Hitam-Putih Berikut, One-Punch Man, salah satu anime yang menjadi jawara di anime musim gugur ini, untuk beberapa alasan, anime ini sangat diminati karena memiliki main character yang sungguh tampan, yup, kepalanya yang botak-kinclong dipercayai dapat menyinari suasana malam dengan pantulan sinar bulan yang menghampiri kepalanya, selain itu, over-power dari karakter ini sangat diminati para fans anime.

Dikatakan bahwa dalam pembuatan anime ini, Madhouse memproduksi anime One-Punch Man dengan anggaran yang terbatas, yang membuat para staff mati-matian memperjuangkan untuk mengadaptasi anime dari setiap adegan di manga.

Yusuke murata, selaku author dari manga ini, sekaligus pengarang manga American football football, “Eyeshield 21”,  dia dikenal mempunyai bakat untuk menyampaikan gerakan kinetik di panel manga. Seseorang melalui akun twitternya membagikan sebuah perbandingan antara animasi di anime yang dibuat oleh Madhouse dengan gabungan dari panel-panel manga oleh Murata, dan ternyata perbedaanya sangatlah menabjubkan!.



Dari tweet @myuutasu diatas,kita melihat Saitama berdiri di hutan sementara sosok sonic dengan kecepatan tinggi mengitarinya. Dalam animenya, yang difokuskan hanyalah gerakan sonic, tanpa memperhatikan backround/gambar latar yang hanya terlihat statis.

Di sisi lain, Murata menarik adegan dengan perspektif berputar yang mengitari tubuh Saitama, dan memperlihatkan panel yang sukses menciptakan efek yang jauh lebih dinamis.

Dalam sudut pandang Madhouse, sepertinya hal yang menjadi faktor perbedaan kualitas yang membuat Anime x Manga ini terlihat mencolok adalah Banyaknya Frame yang dibuat untuk membuat sebuah Gerakandalam pembuatan sebuah anime, Madhouse membutuhkan bertumpuk-tumpuk frame yang dapat membuat sebuah gerakan yang benar benar halus, tentunya hal ini cukup memberatkan para animator untuk membuat gerakan yang begitu dinamis, seperti halnya manga One-Punch Man yang memang dipenuhi gerakan gerakan dinamis.

Walaupun begitu, Madhouse tidak menyangkal bahwa mereka senang untuk memiliki bahan yang sangat berkualitas seperti manga One-Punch Man untuk dijadikan adaptasi anime. Tentunya perjuangan para animator sangat berpengaruh disini, mereka harus dapat bersaing dengan manga dengan gerakan-gerakan dinamis seperti ini untuk dapat menyamai, atau setidaknya mendekati kualitas manga dengan anime yang mereka buat.

Sumber: Rocketnews