J-Pop Culture

Mangaka Hentai Ini Ditangkap Karena “Meraba-Raba” Pantat Gadis SMA Dijalanan

Seorang Mangaka Yang Dikenal Akan Manga Manga Dewasa Buatannya Ditangkap Karena Melakukan Hal Tidak Senonoh Terhadap Gadis SMA


Menjadi seorang mangaka memanglah tidak mudah, tidak peduli itu mangaka professional ataupun mangaka amatir, menjadi seorang mangaka merupakan pekerjaan yang sangat berat, berbagai masalah selalu dihadapi oleh para mangaka, seperti; pembuatan manga selalu dikejar batas waktu/deadline, kualitas manga menurun yang kemudian digantikan oleh manga yang dikarang oleh mangaka lain, jam kerja yang sangat padat, seperti yang dialami oleh Eiichiro Oda yang hanya dapat tidur 3-4 jam per hari, dan masih banyak kesulitan lainnya.

pekerjaan mangaka sibuk

meja kerja yang menjadi “medan perang” bagi setiap mangaka

Karena “beratnya” pekerjaan menjadi seorang mangaka, tak jarang orang orang akhirnya menjadi stress dan bahkan memutuskan untuk berpindah profesi, walaupun gaji rata-rata seorang mangaka professional yang sudah mendapatkan serialisasi di sebuah majalah cukup besar, yaitu 2.8 juta yen atau sekitar 480 juta rupiah per tahun , seperti yang dilansir altjapanWalaupun sebenarnya itu masih belum sebanding dengan beratnya banting tulang yang mereka lakukan setiap harinya.

Dan untuk mangaka yang masih bertahan, rasa stress tidak dapat dipisahkan dari keseharian mereka, seperti yang dilakukan oleh manga artist/ilustrator bernama Shouji Dodai ini, karena stress yang didapatkannya dari pekerjaannya tersebut, dia berakhir melakukan refreshing yang justru membawanya ke dalam jeruji besi.

Shouji Dodai (45 tahun) telah ditangkap kepolisian metropolitan tokyo setelah dituduh melakukan pelecehan seksual. Tersangka diduga meraba pantat seorang gadis SMA ketika gadis tersebut bersepeda. Tak hanya itu, ada kemungkinan bahwa ini bukan pertamakalinya mangaka yang pernah bekerja sebagai original design character  anime Magical Kanan melakukan hal ini

Polisi menduga bahwa kasus ini ada hubungannya dengan 10 insiden serupa yang juga menjadikan gadis SMA sebagai korban didaerah tersebut pada juli lalu.

Menurut polisi, tersangka diduga melakukan hal tidak senonoh ini di jalan di lingkungan Kamisaginomiya dari Tokyo Nakano Ward sekitar puku; 09:00 pada tanggal 24 Desember. Tersangka tidak menyangkal tuduhan tersebut, ia mengatakan bahwa ia pikir itu adalah suatu cara untuknya menghilangkan rasa stress dari pekerjaan . Dia juga dilaporkan mengatakan bahwa ia menargetkan korban perempuan yang tangannya sibuk dengan smartphone sambil berjalan.

ditangkap

Paling tidak, ini bisa menjadi pelajaran bagi anda para perempuan untuk tidak terlalu sibuk memainkan smartphone anda selagi sedang berjalan dijalanan, bukan tidak mungkin om-om genit yang sedang stress seperti ini akan melakukan hal sama terhadap anda sebagai bahan refreshing.

Sumber: ANN